Thin Film Technology in Application of Solar Cells, Sensors and Batteries

Biaunik Niski Kumila, M.S. | 16 Agustus 2021

Prodi Fisika kembali mengadakan diskusi bulanan online pada hari Senin, 16 Agustus 2021 dengan tema “Thin Film Technology in Application of Solar Cells, Sensors and Batteries. Acara terbuka dan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Prodi Fisika UIN Jakarta juga beberapa beserta dari luar UIN Jakarta.

Acara dibuka oleh MC , Fajar , Mahasiswa Fisika 2019 dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran oleh Khasbianta, Mahasiswa Fisika 2018 kemudian sambutan Kaprodi Fisika Ibu Tati Zera. Dalam sambutannya Kaprodi Fisika sangat mendorong mahasiswa Fisika untuk belajar thin film technology sebagai tool untuk catch up perkembangan Nanomaterias dan Nanotechnology sehingga mahasiswa Fisika mampu bersaing di tengah-tengah perkembangan teknologi material nano juga teknologi IT. Beliau berharap lulusan-lulusan Fisika memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dan terus belajar hal-hal baru yang inovatif dan solutif sesuai dengan perkembangan zaman terutama dalam lingkup Sains dan Teknologi.

Kegiatan diskusi dipandu oleh moderator, Biaunik Niski Kumila M.S dengan narasumber Bapak Tahta Amrillah, PhD, dosen program studi Nanoteknologi Universitas Airlangga, Surabaya. Beliau juga sedang menempuh Post Doctoral fellowship di Tohoku University, Jepang. Pada kesempatan tersebut beliau menjelaskan aplikasi thin film technology atau teknologi  lapisan tipis di berbagai bidang antara lain, magnetic recording media, integrated circuit (IC), electronic semiconductor devices terutama di solar cell, batrai dan sensor juga optical coatings.

Secara garis besar menjelaskan teknik pelapisan pada lapisan tipis terbagi menjadi dua yaitu, physical vapor depostion (PVD) dan chemical vapor deposition (CVD). PVD menggunakan prekursor padatan atau solid-state precursor dan menghasilkan lapisan epitaxial dan terstruktur sedangkan CVD menggunakan prekursor cair atau liquid-precursor dan menghasilkan microstructural film, contohnya lapisan tipis pada sensor, beliau mengatakan “Misal kita ingin membuat sensor, kita tidak butuh lapisan yang epitaksi, mespkipun ada beberapa sensor yang lapisannya epitaksi, maka kita bisa menggunakan CVD”. Beberapa contoh teknik PVD adalah Pulse Laser Depostion (PLD), Sputtering dan Molecular Beam Epitaxy (MBE). Sedangkan contoh teknik CVD adalah CVD, spin coating, Langmuir-Blodgett deposition dan dip coating.

Selanjutnya, prodi Fisika berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kualitas seluruh civitas akademik terutama di wilayah Prodi Fisika. (bia)