Categories
6. HIMAFI Departemen Sosro

SIGMA 2 : “Fisikawan Juga Bisa Jadi Ahli Qur’an”

SIGMA 2 : “Fisikawan Juga Bisa Jadi Ahli Qur’an” 

Dep. Sosial dan Rohani | Selasa, 21 September 2021

Departemen Sosial Rohani Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) menyelenggarakan  webinar keislaman dengan tema “Fisikawan Juga Bisa Jadi Ahli Qur’an” pada hari Selasa, 21  September 2021 dari pukul 15.40 WIB s/d 17.55 WIB. Acara ini mengundang Ustaz  Muhammad Luthfi, Lc. sebagai pemateri. Ustaz Muhammad Luthfi, Lc merupakan Mudir Pesanten Tahfizh Darul Hikmah. Beliau juga merupakan Wakil Ketua Musyrifin RQ Semesta dan sudah hafal Al-Qur’an 30 Juz serta bersanad. 

Acara dimulai pukul 15.40 WIB diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Listiana Lestari selaku Master of Ceremony (MC), kemudian pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Faris Fawwaz Subekti. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Andika Dwi Putra Pratama selaku wakil ketua Himpunan Mahasiswa Fisika, dan sambutan dari Devina Fitriana selaku Ketua Acara SIGMA. Setelah sambutan-sambutan, dilanjut dengan khataman Al-Qur’an 30 juz yang dipimpin oleh Faris Fawwaz Subekti. Setelah itu, pembacaan Al Ma’tsurat yang dipimpin oleh Tasya Mutiara Dewi.

Memasuki inti acara, yaitu penyampaian materi yang dimoderatori oleh Dhoni Ikhsan Widodo. Materi disampaikan oleh Ustaz Muhammad Luthfi dengan tema “Fisikawan Juga Bisa Jadi Ahli Qur’an” yang langsung dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Ustaz Muhammad Luthfi, Lc, menjelaskan mengenai pentingnya Al-Qur’an bagi kehidupan kita. Dan beliau  menegaskan apapun profesi kita, kesibukan kita, jangan sampai melupakan Al-Qur’an, selalu libatkan Al-Qur’an dalam kehidupan kita. Segala sesuatu yang berhubungan dengan Al-Qur’an  maka akan menjadi mulia. Beliau juga menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an adalah amalan yang sangat mulia bahkan dibanding amalan zikir dan doa sehabis shalat. Al-Qur’an lebih utama daripada zikir tasbih dan takbir. Padahal kita ketahui bahwa keutamaan tasbih dan takbir sudah sangat mulia.

Ustaz Muhammad Luthfi juga memberikan reminder kepada audiens, jangan sampai  menghafal Al-Qur’an dengan niat yang salah, yakni bukan karena Allah. Dan perlu diingat  bahwa menghafal Al-Qur’an itu fardu kifayah dan menjaganya adalah sebuah kewajiban yang  dilakukan seumur hidup sampai ajal menjemput. Jadi, jangan sampai kita melupakan hafalan Al-Qur’an kita dan sembari menambahnya. Namun, jangan sampai kita tidak mau untuk menambah hafalan kita, karena takut akan dosa-dosa karena melupakannya. 

Setelah semua materi telah tersampaikan, acara dilanjut dengan penyerahan sertifikat  secara simbolis kepada pemateri dan moderator dan setelah itu, melakukan sesi foto bersama  pemateri dengan seluruh peserta yang hadir pada acara ini sebagai dokumentasi. Kemudian, acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Reza Rahmansyah. 

Jangan sampai kita melupakan ataupun menghiraukan Al-Qur’an yang merupakan  pondasi hidup dan hal terpenting bagi Umat Islam dan perlu digarisbawahi bahwa semua orang dengan profesi apapun, latar belakang apapun dapat menjadi Ahli Qur’an, asalkan memiliki semangat dan kemauan yang kuat.




“Saat Anda bersama Al-Qur’an, disitulah Anda berada di atas kebenaran”.

Ustaz Muhammad Luthfi