Categories
Seminar

Kuliah Umum: Geofisika – Aplikasi Metode Magnetotellurik untuk Identifikasi Sesar Aktif dan Geothermal

Geofisika – Aplikasi Metode Magnetotellurik untuk Identifikasi Sesar Aktif dan Geothermal

Tati Zera, M.Si. | 23 Oktober 2021

Kuliah Pengantar Geofisika sebagai salah satu mata kuliah pilihan pada peminatan Geofisika, menyelenggarakan kegiatan dosen tamu pada Sabtu 23 Oktober 2021 jam 08.00 – 10.00 wib melalui zoom cloud meeting.  Kegiatan ini mengundang peneliti dari kelompok Fisika Sistem Kompleks Pusat Riset Fisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), ibu Febty Febriani, Ph.D, yang merupakan pakar di bidang Magnetotellurik.




Disamping itu, sejak tahun 2018 ibu Febty juga rutin membimbing penelitian tugas akhir mahasiswa Fisika FST UIN Jakarta. Kuliah dengan bahasan Aplikasi Metode Magnetotellurik untuk Identifikasi Sesar Aktif dan Geothermal ini merupakan materi penting karena matakuliah khusus metode magnetotellurik tidak tersedia sebagai mata kuliah pilihan pada peminatan Geofisika. Untuk menyiasati ketiadaan matakuliah tersebutlah, maka kegiatan ini diselenggarakan. Demikian disampaikan oleh ibu Tati Zera, M.Si sebagai pengampu mata kuliah Pengantar Geofisika.

Turut memberikan sambutan dan membuka kegiatan ini bapak Dekan FST, Nashrul Hakiem, Ph.D yang menyampaikan agar keterkaitan antar  program-program studi lingkungan FST dapat menciptakan keterkaitan akademis yang saling menunjang. (TZ)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Diskusi Bulanan: Common Mistakes in Writing for Reputable Journals

Diskusi Bulanan: Common Mistakes in Writing for Reputable Journals

Biaunik Niski Kumila, M.S. | 15 Oktober 2021

Prodi Fisika kembali mengadakan diskusi bulanan online pada hari Rabu, 13 Oktober 2021 dengan tema “Common Mistakes in writing for Reputable Journal” Acara dibuka oleh MC dilanjutkan sambutan Kaprodi Fisika Ibu Tati Zera. Dalam sambutannya Kaprodi Fisika sangat mendukung kegiatan diskusi dosen dan kegiatan serupa untuk mendorong peningkatan kualitas civitas akdemik Prodi Fisika terutama dalam hal literasi ilmiah.

Kegiatan diskusi dipandu oleh moderator dengan narasumber Ibu Dr. Sitti Ahmiatri Saptari, M.Si , dosen program studi Fisika FST UIN Syarif Hidayatullah. Beliau menjelaskan struktur penulisan yang umum digunakan oleh jurnal-jurnal bereputasi yaitu struktur IMRaD (Introduction, Methods, Rusult and Discussion). Beliau juga menjelaskan konten, karakteristik dan kelayakan tiap unsur penulisan mulai dari abstrak, pendahuluan (introduction), metode (methods), hasil (result), pembahasan (discussion) dan kesilmpulan (conclusion).

Dalam materinya, narasumber memberikan contoh-contoh kesalahan umum yang dilakukan penulis dalam penulisaannya di jurnal bereputasi. Salah satunya adalah penulis sering tidak menyatakan gap analysis yang bisa berupa keterbaruan (novelty), orisinalitas dan/atau perbedaan dari penelitian-penelitian sebelumnya. Sedangkan dalam judul, penulisan singkatan harus dihindari kecuali istilah singkatan yang umum dipahami, seperti DNA, XRD, dan lain-lain. Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa konten/struktur penulisan abstrak harus jelas dan bisa dipahami jika terpisah dari struktur lainnya.  

Untuk selanjutnya prodi Fisika berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kualitas seluruh civitas akademik terutama di wilayah Prodi Fisika. (bia)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Kuliah Umum: Fisika Material – Peran dan Tantangan Masa Depan

Fisika Material – Peran dan Tantangan Masa Depan

Biaunik Niski Kumila, M.S. | 30 September 2021

Prodi Fisika Fakultas Sain dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah kali ini menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema Fisika Material: Peran dan Tantangan Masa Depan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 30 September 2021 dengan narasumber bapak Prof. Dr. Darminto yang merupakan guru besar Departemen Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember.  Kuliah Umum diselenggarakan secara daring melalui media Zoom cloud meeting dimulai pada jam 13.30 hingga 16.30 WIB. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Faris Fawwaz Subekti dilanjutkan sambutan oleh dekan Fakultas Sains dan Teknologi bapak Ir. Nashul Hakiem, Ph.D. dan ketua prodi Fisika ibu Tati Zera, M.Si. Kuliah umum dipandu oleh moderator ibu Biaunik Niski Kumila M.S.

Narasumber mempresentasikan empat hal pokok pentingnya pengembangan ilmu material di Indonesia. Pertama tentang purwarupa produk nasional, pemateri menjabarkan karya-karya anak bangsa yang telah berhasil diproduksi seperti pesawat N-250 dan N-219 PT Dirgantara Indonesia dan LAPAN, panser ANOA dan Tank Harimau (bekerja sama dengan negara Turki) PT PINDAD, kapal selam KRI Alugoro PT PAL bekerja sama dengan negara Korea, dan kendaraan listrik ITS meliputi Electric Solar Bus, Electric City Car (Ezzy 1 dan 2), Solar Boat, dan Motor GESITS yang merupakan kerja sama ITS dengan PT Wijaya Karya Persero. Semua penjabaran tersebut membuktikan bahwa Indonesia dapat bersaing di skala internasional dalam perkembangan dan kemajuan teknologi.

Kedua adalah riset material pendukung teknologi dan hilirasasi. Pemateri menitik beratkan pembahasan pada teknologi kendaraan listrik, yang saat ini sangat melirik perhatian baik secara internasional dan nasional, ITS hadir sebagai salah satu ujung tanduk dalam produksi kendaraan bertenaga listrik di Indonesia. Pemateri menjelaskan komponen-komponen penting dalam kendaraan listrik yang membutuhkan pengetahuan Fisika Material secara mendalam, yaitu motor listrik, baterai, dan sel surya. Permasalahan yang muncul dari membuat komponen-komponen tersebut adalah bahan-bahan yang sangat langka dan tidak ramah terhadap lingkungan. Keuntungan bangsa Indonesia adalah memiliki sumber daya alam berlimpah yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan komponen-komponen kendaraan listrik.

Ketiga adalah pengembangan sains material di Indonesia. Pemateri memiliki banyak karya ilmiah dan hak paten, salah satu fokus penelitiannya adalah pemanfaatan bahan-bahan yang bersumber di alam Indonesia dalam mengembangkan alternatif material yang menjadi komponen kendaraan listrik yang efisien dan murah. Pemateri juga mengajak para mahasiswa untuk lebih rajin belajar dan melakukan riset sehingga sumber daya alam Indonesia menjadi seimbang dengan sumber daya manusianya.

Keempat adalah potensi sumber daya lokal, pemateri menjelaskan pentingnya kolaborasi dari berbagai ilmu untuk dapat membuat kendaraan listrik, mulai dari eksplorasi sumber daya oleh Geofisika, sintesis bahan oleh Fisika Material, kelistrikan oleh Instrumentasi, hingga desain purwarupa oleh teknisi. Material khas yang dimiliki Indonesia adalah mineral silika yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan semikonduktor, pasir besi, lumpur Sidoharjo, batu kapur, dll. Dari segi tanaman Indonesia memiliki biodiversity yang sangat menakjubkan yang dapat digunakan sebagai biomassa dan pengembangan bahan karbon.

Sesi diskusi merupakan bagian yang menarik dan mendapat respon yang antusias dari peserta kuliah, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan baik dari mahasiswa maupun dari dosen-dosen prodi Fisika. Diskusi berlangsung dengan penuh semangat selama satu jam. Acara berakhir pada pukul 16.00 yang ditutup dengan do’a dan foto bersama oleh MC, Dian Novitasari. (bia)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Kuliah Umum: Peran Geofisika dalam Geoteknik sebagai Upaya Optimasi Sumber Daya Alam Indonesia

Peran Geofisika dalam Geoteknik sebagai Upaya Optimasi Sumber Daya Alam Indonesia

Muhammad Nafian, M.Si. | 23 September 2021

Dalam rangka mengawali semester ganjil 2021/2022 dan menyambut mahasiswa baru angkatan 2021 prodi Fisika Fakultas Sain dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema Peran Geofisika dalam Geoteknik sebagai Upaya Optimasi Sumber Daya Alam Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 22 September 2021 dengan narasumber bapak Ir. Ivan Ade Sofian selaku pendiri dan direktur PT. Mandala Geoteknik Mandiri.  Kuliah Umum diselenggarakan secara daring melalui media zoom cloud meeting dimulai pada jam 13.00 dan berlangsung selama 3 jam. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Faris Fawwaz Subekti dilanjutkan sambutan oleh ketua prodi Fisika ibu Tati Zera, M.Si. Kuliah umum dipandu oleh moderator bapak Muhammad Nafian, M.Si.

Dalam paparaannya, narasumber menjelaskan bahwa peran Geofisika dalam Dunia Geoteknik sangat besar pengaruhnya dalam upaya optimasi sumber daya alam Indonesia. Hal ini karena dalam merencanakan suatu kontsruksi bangunan apapun diperlukan studi pendahuluan yang menggunakan metode-metode  geofisika. Tujuannya untuk dapat mengetahui susunan batuan dasar apa saja yang ada dibawah permukaan sehingga pondasi bangunan dapat ditamam dengan baik

Selain itu metode geofisika untuk geoteknik digunakan juga untuk meminimalisir terjadinya bencana longsor, runtuhnya terowongan pertambangan dan tubuh bendungan. Survei geofisika untuk geoteknik biasanya dilakukan di permukaan tanah, di dalam lubang bor, air dan udara, beton dan aspal. Kelebihan metode geofisika dalam hal ini adalah ramah lingkungan, cepat, ekonomis, dan berlaku untum untuk seluruh permukaan bumi.






Disamping itu dalam usaha eksplorasi sumber daya alam, metode geofisika digunakan dalam pencarian sumber energi fosil, batu bara, minyak dan gas, barang tambang, mineral dan sumber air tanah. Diantara metode geofisika yang sering digunakan adalah metode Geolistrik, Georadar, Seismic Refraction (SR), Crosshole Tdests, Downhole Tests (DHT), Multichannel Analysis Surface Wave (MASW), dan Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HSVR). 

Sesi diskusi merupakan bagian yang menarik dan mendapat respon yang antusias dari peserta kuliah. Diskusi berlangsung dengan penuh semangat selama satu jam. Acara berakhir pada pukul 16.00 yang ditutup dengan do’a dan foto bersama oleh MC, Dian Novitasari. (TZ)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Diskusi Bulanan: Thin Film Technology in Application of Solar Cells, Sensors and Batteries

Thin Film Technology in Application of Solar Cells, Sensors and Batteries

Biaunik Niski Kumila, M.S. | 16 Agustus 2021

Prodi Fisika kembali mengadakan diskusi bulanan online pada hari Senin, 16 Agustus 2021 dengan tema “Thin Film Technology in Application of Solar Cells, Sensors and Batteries. Acara terbuka dan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Prodi Fisika UIN Jakarta juga beberapa beserta dari luar UIN Jakarta.

Acara dibuka oleh MC , Fajar , Mahasiswa Fisika 2019 dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran oleh Khasbianta, Mahasiswa Fisika 2018 kemudian sambutan Kaprodi Fisika Ibu Tati Zera. Dalam sambutannya Kaprodi Fisika sangat mendorong mahasiswa Fisika untuk belajar thin film technology sebagai tool untuk catch up perkembangan Nanomaterias dan Nanotechnology sehingga mahasiswa Fisika mampu bersaing di tengah-tengah perkembangan teknologi material nano juga teknologi IT. Beliau berharap lulusan-lulusan Fisika memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dan terus belajar hal-hal baru yang inovatif dan solutif sesuai dengan perkembangan zaman terutama dalam lingkup Sains dan Teknologi.

Kegiatan diskusi dipandu oleh moderator, Biaunik Niski Kumila M.S dengan narasumber Bapak Tahta Amrillah, PhD, dosen program studi Nanoteknologi Universitas Airlangga, Surabaya. Beliau juga sedang menempuh Post Doctoral fellowship di Tohoku University, Jepang. Pada kesempatan tersebut beliau menjelaskan aplikasi thin film technology atau teknologi  lapisan tipis di berbagai bidang antara lain, magnetic recording media, integrated circuit (IC), electronic semiconductor devices terutama di solar cell, batrai dan sensor juga optical coatings.

Secara garis besar menjelaskan teknik pelapisan pada lapisan tipis terbagi menjadi dua yaitu, physical vapor depostion (PVD) dan chemical vapor deposition (CVD). PVD menggunakan prekursor padatan atau solid-state precursor dan menghasilkan lapisan epitaxial dan terstruktur sedangkan CVD menggunakan prekursor cair atau liquid-precursor dan menghasilkan microstructural film, contohnya lapisan tipis pada sensor, beliau mengatakan “Misal kita ingin membuat sensor, kita tidak butuh lapisan yang epitaksi, mespkipun ada beberapa sensor yang lapisannya epitaksi, maka kita bisa menggunakan CVD”. Beberapa contoh teknik PVD adalah Pulse Laser Depostion (PLD), Sputtering dan Molecular Beam Epitaxy (MBE). Sedangkan contoh teknik CVD adalah CVD, spin coating, Langmuir-Blodgett deposition dan dip coating.

Selanjutnya, prodi Fisika berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kualitas seluruh civitas akademik terutama di wilayah Prodi Fisika. (bia)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Kuliah Umum: Urgensi Riset Bidang Sains Dan Teknologi Untuk Solusi Pandemi Covid-19

Kuliah Umum: Urgensi Riset Bidang Sains Dan Teknologi Untuk Solusi Pandemi Covid-19

Elvan Yuniarti, M.Si. | 11 April 2021

Program Studi (Prodi) Fisika dan Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah menyelenggarakan kuliah umum online yang dilaksanakan pada Kamis, 8 April 2021 pagi. Acara ini diikuti tidak hanya dosen dan mahasiswa Prodi Fisika tetapi juga peserta dari luar FST UIN Syarif Hidayatullah yang mencapai sekitar 200 peserta. Narasumber kuliah umum adalah Kuwat Triyana Guru Besar Fisika Universitas Gadjah Mada.

Kuliah ini dipandu oleh Anugrah Azhar dan diawali dengan pembacaan ayat suci AlQuran surat AlBaqarah (2:164) oleh mahasiswa Prodi Fisika Reza Rahmansyah. Selanjutnya Nashrul Hakiem Dekan FST UIN Syarif Hidayatullah memberikan sambutan sekaligus membuka kuliah umum dengan tema Urgensi Bidang Sain dan Teknologi untuk Solusi Pandemi Covid-19. “Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti sharing pengetahuan saja akan tetapi dapat ditindaklanjuti dengan kerjasama riset dan sebagainya.” harapnya.


Guru Besar Fisika Material dan Instrumentasi ini menunjukkan kondisi laboratorium sederhana dengan peralatan yang dirancang bangun sendiri bersama tim mahasiswa S1, S2 dan S3 sesuai kebutuhan yang dapat mendukung kegiatan penelitian. Alumni magister Institut Teknologi Bandung ini memberikan motivasi dan inspirasi dari laboratorium sederhana bisa menghasilkan produk penelitian yang bermanfaat untuk solusi permasalahan di masyarakat. Salah satu karya dari penelitiannya yang telah digunakan untuk diagnostik pada penderita covid 19 adalah Genose yang menggunakan prinsip statistika machine learning. Beberapa dampak positif disampaikan dari produksi Genose yaitu membangkitkan ekonomi, membuka tenaga kerja, memberi solusi alternatif dalam diagnostik dalam penangan covid 19.

Narasumber yang ahli di bidang sensor dan artifisial intelegen ini menganjurkan untuk mengembangkan riset sebaiknya menjalin kerjasama di berbagai bidang seperti: kedokteran, farmasi, pertanian dan lain-lain. Doktor Universitas Kyushu Jepang ini juga memaparkan bidang riset yang dikerjakan di laboratorium yaitu pengembangan riset sensor elektronic tongue berbasis artificial untuk deteksi kehalalan intelegen dan sensor nose. Acara yang dimoderatori oleh Arif Tjahjono ini berjalan sangat menarik dengan antusiasnya peserta memberikan pertanyaan-pertanyaan yang kritis pada sesi diskusi. (Elvan)

Berita lainnya

Categories
Seminar

Seminar: How to Obtain Scholarship Abroad

Seminar: How to Obtain Scholarship Abroad

Biaunik Niski Kumila, M.S. | 17 Februari 2021

Pada hari Rabu 17 Februari Prodi Fiska mengadakan diskusi bulanan online melalui zoom meeting dengan tema “How to obtain scholarship abroad” yang ditujukan kepada mahasiswa Fisika terutama mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa dosen Fisika dan lebih dari 30 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fisika.

Diskusi dibuka oleh Akbar pembawa acara dari mahasiswa Fisika angkatan 2017 dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Prodi Fisika Ibu Tati Zera. Dalam sambutannya Kaprodi Fisika sangat mendorong mahasiswa Fisika untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat S2 terutama di luar negeri. Beliau berharap dengan diskusi ini dan beberapa kegiatn seruapa memberikan motivasi dan insight positif bagi mahasiswa Fiska untuk meraih beasiswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Kegiatan diskusi dipandu oleh moderator Ibu Biaunik, dosen Fisika dan diisi oleh 2 narasumber yaitu Ibu Taurista Perdana Syawutri, PhD dan Lamin Rene Loua S.Si. Pembicara pertama, Lamin, adalah international student dan alumni Fisika tahun 2019 yang merupakan scholarship awardee dari beberapa Universitas di luar negeri salah satunya NCTU Taiwan. Hal penting dalam persiapan pengajuan beasiswa adalah persiapan yang matang.” Apply beasiswa tidak boleh dadakan dan butuh persiapan yang matang, minimal 6 bulan sebelum deadline”, ungkapnya.

Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pembicara kedua yaitu Ibu Taurista Perdana Syawitri PhD. Beliau adalah dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta yang tengah melanjutkan studi S3 di University of The West of England Bristol melalui Beasiswa LPDP-BUDI LN. Sealin itu beliau juga awardee International Distinguished Student Scholarship dari NCKU Taiwan. Dalam pemaparannya beliau menghighlight bahwa research mengenai jenis scholarship dan universitas yang akan dituju merupakan hal yang laing penting sebelum pengajuan beasiswa. Bagi mahasiswa muslim sangat penting untuk mencari negara dan universitas yang moeslim friendly, imbuhnya.

Untuk selanjutnya prodi Fisika berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kualitas seluruh civitas akademik terutama di wilayah Prodi Fisika. (bia)

Berita lainnya